Bicara Cinta

Mari di hari minggu yang cerah ceria ini kita berbicara cinta. Sebuah topik yang gak pernah ada habisnya untuk dibahas, sebuah hal yang tidak pernah bisa dijabarkan secara pasti apa arti sebenarnya. Yuk kita simak apa arti cinta menurut gue yang sudah belasan kali gagal dalam menjalaninya, so jangan percaya ya sama tulisan di bawah ini.

Cinta, adalah sesuatu yang menurut gue bersifat abstraktif, gak berwujud, tapi ada dan bisa dirasakan. Jadi karena gak berwujud, perasaan cinta itu sendiri seharusnya ditujukan atau disebabkan kepada dan atau oleh hal-hal yang bersifat abstrak juga, seperti halnya air sungai mencari lautan, dunia yang sama. Dengan mengerti konsep dasar ini, kita akan tahu kita ini jatuh cinta apa nggak. Kita ambil contoh dari beberapa kasus di bawah ini:

“Gue jatuh cinta bro!”

“Kenapa?”

“Soalnya dia cantik”

Gue bisa bilang bahwa yang bilang jatuh cinta di atas itu bukan lagi jatuh cinta karena yang dituju adalah fisik dari yang “dicintai”nya, sesuatu yang berwujud nyata, dunia yang berbeda. Jadi bila merasakan sesuatu terhadap bentuk fisik, itu artinya bukan cinta yang dirasakan, melainkan tertarik, suka, atau malah nafsu.

“Bro, gue akhirnya jatuh cinta lagi!”

“O ya? Siapa orangnya?”

“Adalah, Ayu namanya. Dia orangnya baik, suka bantu nenek-nenek nyebrang. Punya hobby yang sama ama gue, sama-sama demen ngupil. Dia juga pinter, pernah juara cerdas cermat sekelurahan”

Nah ini!! Yang namanya hampir deket sama jatuh cinta, hehehehe. Hal-hal yang diceritain seseorang di atas itu sifatnya psikologis, meski memang berwujud abstrak tapi itu bukan yang dicari oleh si cinta. Ibaratnya danau, agak mirip, tapi bukan lautan. Abstrak dalam cinta bukan sembarang abstrak, untuk gampangnya beda dong kualitas abstrak di lukisannya Affandi sama abstrak di lukisan yang suka kita lihat di jalan Braga Bandung misalnya.

Terus apa dong? Bentuk fisik bukan, psikologis juga bukan. Lautan yang dicari si cinta itu seperti apa? Abstrak yang kayak gimana sih yang bisa connect sama si cinta? Gue jawab dengan sok yakin bahwa jawabannya adalah: Jiwa/Soul dan nilai-nilai (value) di dalamnya?

Kamu bisa bilang kamu cinta seseorang bila kamu tertarik dengan jiwanya, dengan nilai-nilai yang ada di dalam dirinya. Jiwalah yang membedakan satu orang dengan orang lainnya. Yang cantik banyak, pergi ke mall, diskotik, cafe-cafe, bertebaran tuh para wanita cantik dan pria ganteng, saking banyaknya sampai kalau kita bikin sistem ranking bakal kebingungan siapa yang bakal ditarok di peringkat pertama. Yang baik juga bejibun, mungkin gak sebanyak yang cantik atau ganteng, tapi tetep banyak. So kalau kita mesti milih salah satu dari mereka pasti bingung, udah milih yang caem, eh ada yang lebih caem, udah milih yang baik eh ada yang kayak Zaenabnya si Doel. Lalu bertemulah si cinta dengan si jiwa yang ia cari-cari selama ini, lalu hal lain menjadi tidak begitu berarti lagi.

Lalu apa sebenarnya jiwa itu? Apa tolak ukurnya? Hmm gak ada ukuran yang pasti, kamu bakal tahu saat kamu menemukannya, karena bagi setiap orang arti dan wujudnya akan berbeda-beda. Wah susah dong? Pastinya, jadi dibikin santai aja. Gak usah si jiwa ini jadi tolak ukur pertama, cinta itu sebuah perjalanan yang biasanya diawali oleh naksir wajahnya, lalu mulai ngobrol-ngobrol terus suka sama pribadinya, lalu jangan berhenti di situ, lanjutkan perjalananmu sampai menemukan si jiwa. Yang pasti, dia ini ada di bagian terdalam dari seorang manusia, dig deep, and your heart wil see it and fall in love.

Ya gitu deh, seperti pembahasan tentang cinta lainnya, pasti ada yang setuju sama gue ada yang nggak. Yang jelas pasti sebagian besar bingung sama apa yang gue tulis, apa sih maksudnya? naon sih maneh? Tenang, gue juga bingung kok, cinta itu sebuah misteri yang gak akan terungkap karena memang terlalu besar untuk dipecahkan hanya melalui kata-kata. At least, for now, I can tell that I’m fallgfjidlhbe *koneksi putus….

Advertisements

2 comments

  1. aprodianne · September 28, 2014

    Kenapa bahasannya cinta? Ahahaa… Sekalian ksh tau dunk how to dig someone’s heart further as you said above #dudukmanisnungguin

    • ceritanyarama · October 1, 2014

      hahahaha….yang penting loe harus tau dulu apa yg loe cari, apa yg soul loe cari…percuma kan gali2 kalo gak tau apa yg dicari?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s