Love You Mom.

Garis-garis di wajahnya bagaikan jejak kehidupan, berkelok-kelok, meninggalkan guratan dalam yang bercerita tentang ribuan kisah.

“Hidup harus selalu menjadi orang benar, dan hatimu tau caranya” ujarnya suatu hari.

Deretan gigi mulai tanggal bersembunyi di balik senyumannnya, senyuman yang tak pernah tanggal meski tangis menjadi pilihan.

“Aku bahagia selama kamu bahagia” ucapnya suatu ketika.

Dapat kurasakan keriput di tangannya, tangan yang selalu berusaha memberi, baik di saat tak ada sisa bagi dirinya.

“Memberi itu tidak harus selalu disaat memiliki, karena yang membutuhkan selalu ada” nasehatnya suatu waktu.

Di hadapanku berdiri ia, sesosok wanita, seorang pejuang, yang telah melintasi ratusan gunung dan laut kehidupan bersenjatakan kesabaran, kasih sayang, dan keyakinan atas kebenaran.

Tak ada kata maaf yang cukup untuk masa-masa dimana aku tak ada bagimu.
Tak ada kata cinta yang cukup agung untuk memenuhi hatimu yang begitu besar.

Selamat ulang tahun Mama.
Semoga engkau diberi umur panjang, dan dapat merasakan kebahagiaan yang ingin kuberikan.
Semoga engkau selalu diberkati kesehatan, sehingga kita bisa selalu tersenyum bersama.

Terima kasih atas semua kasih yang telah engkau berikan, yang aku tahu tak akan pernah bisa aku kembalikan dalam jumlah yang sama.
Terima kasih atas semua tuntunan, yang selama ini telah menjadi petunjuk kehidupanku.
Terima kasih telah menjadi seorang Ibu yang luar biasa, bila ada kehidupan lain setelah ini, tak akan ragu aku memilihmu sebagai ibuku,

Selamat ulang tahun Mama.

I Love You.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s