Catatan Perjalanan TamasyaHAti Crispy Monday bareng Samsung part III

4795 4828 4840 _MG_6870

Destinasi pertama kami di hari kedua adalah Nabucco Island Resort di Maratua. Rencananya kami akan makan siang di sana.

Perjalanan menuju Nabucco memakan waktu sekitar 45 menit. Saya dan beberapa teman memilih untuk berada di atas kapal selama perjalanan itu. Pemandangan laut seluas mata memandang dan hembusan angin memberikan sensasi berbeda dibandingkan bila kami berada di dalam kapal.

Setelah sampai di tujuan, kami tidak langsung merapat ke Nabucco Island Resort, tetapi kami menyempatkan untuk mengunjungi gosongan yang ada di dekat situ. Gosongan adalah adalah bentukan daratan yang terkurung atau menjorok pada suatu perairan, biasanya terbentuk dari pasir. Sebagian besar dari kami turun ke gosongan, bermain air seperti anak kecil, berphoto bak model pakaian renang, dan kejar-kejaran ala sinetron. Sangat menyenangkan.

Puas bersenang-senang di gosongan, kami langsung menuju Nabucco, di sana makan siang nan lezat sudah disajikan siap untuk disantap. Saya sendiri tidak punya foto-foto di sana, karena terlalu sibuk makan, hehehe. Makan siang di Nabucco adalah sebuah pengalaman yang tak terlupakan, selain makanannya yang sangat enak, pemandangan sekitar yang begitu indah sangat memanjakan lidah dan mata, precious.

20130823_155228 20130823_175404 20130823_180442 20130823_181046

Perut sudah penuh, energi kembali maksimal, saatnya menuju tujuan berikutnya, Pulau Kakaban. Di tengah pulau Kakaban terdapat sebuah danau yang sangat luas, yang juga merupakan habitat dari ubur-ubur tidak bersengat.

Sesampainya kami di sana, Snorkel dan google kami keluarkan, dan mulailah kami berenang di danau, mengambil gambar ubur-ubur yang tidak menunjukkan ketakutan dengan kedatangan kami, malah justru mendekat. Sungguh sangat unyu.

Setelah puas berunyu ria dengan ubur-ubur, saatnya kami pulang, karena hari sudah mulai sore. Di perjalanan pulang kami menemukan sebuah gosongan lain, dan seperti di gosongan sebelumnya kami pun turun dan bermain-main. Tanpa disangka-sangka, muncul pelangi dari arah belakang kapal kami, menurut cerita teman-teman ini adalah pelangi ketiga yang juga tampak pada dua perjalanan TamasyaHati sebelumnya. Keceriaan, tawa, canda, senyuman, cinta, bagaikan diberkati oleh alam, saya sangat bersyukur bisa hadir dalam perjalanan ini.

Catatan Perjalanan TamasyaHati Crispy Monday bareng Samsung part II

_MG_6728 _MG_6740

_MG_6748 _MG_6754Setelah 3 hari lamanya, dari tulisan saya yang terakhir, tibalah kami peserta dan panitia TamasyaHati Crispy Monday 4 bareng Samsung di Pulau Derawan.

Mata dan wajah-wajah mengantuk mulai berbinar-binar melihat pantai putih bersih, air laut nan biru jernih, dimana pondokan tempat kami akan menginap menghadap itu semua. Surga, yak kami telah tiba di tempat itu.

Tanpa menunggu lama, kami satu persatu bergegas keluar dari speed boat yang selama hampir 3 jam membuai kami dengan kegagahannya menghantam ombak. Barang bawaan ikut diturunkan, dan kami pun mulai berkeliling lokasi, mengagumi keindahannya. Ada yang langsung mengeluarkan gadgetnya untuk mengabadikan situasi sekeliling, ada yang langsung bernarsis ria, dan apapun yang mereka lakukan, tawa bahagia telah menggantikan kantuk dan lelah. Keceriaan itu disempurnakan oleh datangnya seekor burung, yang tidak takut-takut berpose di dekat kami, seakan-akan menyambut kedatangan kami.

_MG_6780 _MG_6782 _MG_6811 _MG_6838 _MG_6841

Setelah puas menikmati kesan pertama yang begitu menggoda, kami memasuki kamar masing-masing. Setelah merapikan barang-barang bawaan, saya berpikir akan melakukan kegiatan apa setelah ini. Ada banyak sekali pilihan yang bisa saya lakukan, mulai dari berenang tepat di depan kamar, berjalan-jalan menyusuri pantai, hingga mengejar sunset sembari menjelajahi perkampungan penduduk setempat. Akhirnya pilihan saya jatuh ke yang terakhir.

Perkampungan penduduk yang berjarak hanya sekitar 200 meter dari tempat kami menginap sangat memanjakan mata. Rumah-rumah panggung dengan warna-warni menarik diimbangi dengan pakaian penduduknya yang juga dengan warna yang cantik ditambah dengan senyuman dan keramahan mereka membuat shutter camera saya tak berhenti mengambil gambar. Tempat itu sungguh membuat saya betah berlama-lama, hal ini membuat saya agak terlambat mendapatkan moment matahari terbenam, tapi tak apa, sudah sangat banyak keindahan di dalam camera saya,berupa senyuman penduduk yang tidak kalah dibandingkan keindahana sang surya terbenam.

_MG_6845 _MG_6850_MG_6855

Kembali ke penginapan, makan malam sudah siap untuk disantap. Bersenda gurau di sisi pantai sambil menyantap hidangan yang lezat adalah sebuah kenikmatan tersendiri, yang tidak mudah didapat bila kita bepergian bukan dengan sahabat yang sehati. Inilah yang saya dapatkan, yang bila diistilahkan dalam bahasa Inggris adalah “Priceless Moment”

Sisa malam itu dihabiskan dengan bernyanyi dan bercanda. Suara-suara sumbang dan gelak tawa melengkapi deburan ombak di kejauhan. Berakhirlah hari pertama kami, the adventure just begun!

Pagi hari saya dibangunkan oleh suara @mc_opelope (loe doang nih brad yang gw sebut, yang lain jangan iri, cekecesss!!) yang sedang berkeliling membangunkan sahabat-sahabat hati untuk bersiap mengikuti acara pertama pagi itu, SKJ. Sayang, cuaca kurang bersahabat, hujan baru saja mengguyur Pulau Derawan, SKJ pun terpaksa dibatalkan. Akhirnya kami menikmati pagi dengan menyantap sarapan, diiringi bau hujan, dan semilir angin pantai, syahdu.