Sebuah Surat Untuk Malaikat

Terima kasih untukmu karena telah membuatku bisa bercerita lagi.

Kamu datang, from nowhere, menjulurkan tanganmu di saat aku hampir tenggelam.

Caramu memandang dunia mengingatkan pada diriku yang dulu.

Mimpi2 besarmu membuatku berani memejamkan mata dan tertidur.

Kepercayaan dirimu membuatku berani melangkah kembali, bangkit setelah jatuh, percaya akan yang tak terlihat.

Duniaku sebelumnya tampak akan berakhir, kamu datang membawa awal baru, duniaku ternyata baru hendak dimulai.

Aku tak tahu apakah kamu akan menjadi tokoh cerita yang berdiri disampingku, atau jauh berjalan di depanku. Yg aku tahu, kamulah pusat dari kisah2 yg akan terjadi, awal dari cerita2 baru.

Terima kasih sudah menyempatkan diri keluar dari surgamu.

Malaikatku, dalam doaku akan selalu ada dirimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s