Matahari, Bulan, dan Bintang

Ini cerita ttg matahari, bulan, dan bintang.

Pada awalnya, ada 2 matahari di langit sana. Mereka bergantian menjaga angkasa raya.
Langit gak pernah gelap, manusia gak pernah tidur.

Matahari pertama sangat bangga dengan cahayanya, kadang dia memamerkan cahayanya secara berlebih.
Matahari kedua lebih lembut hatinya, kadang dia kasihan melihat manusia yang tampak kelelahan.

Dia mengutarakan isi hatinya kepada matahari pertama.
“Apa peduliku?” Ujar matahari pertama” aku punya kekuatan, yg penting aku bisa mengeluarkan kekuatanku, apa peduliku sama manusia2 itu?”

Mendengar itu matahari kedua sedih hatinya.
Dia menangis, dan terus menangis.

Karena setiap hari dia menangis, cahayanya pun meredup. Langit mulai menjadi gelap setiap dia mendapat giliran menjaga angkasa.

Lama2, manusia menyadari keanehan itu. Dan mereka untuk pertama kalinya mendongak ke langit
“Wah indahnya, apakah itu bentuk matahari sebenarnya? Dan apa itu kelap kelip di sampingnya? Sangat indah”

Ternyata, berkurangnya cahaya matahari kedua malah membuat ia dikagumi. Ditambah butir2 tangisnya yang ternyata ikut bercahaya menghiasi langit. Menjadikan manusia tersenyum, dan memejamkan mata untuk pertama kalinya.

Mulai saat itu, manusia menamai sang matahari kedua dan butiran tangisnya sebagai bulan dan bintang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s